Total Tayangan Halaman

Minggu, 28 Juli 2013

HAMA TANAMAN EUCALYPTUS DEGLUPTA



Dari beberapa jenis hama yang menyerang bibit tanaman Eucalyptus deglupta di lapang, ada satu jenis hama yang perlu diwaspadai, yaitu hama rayap. Hama rayap biasa menyerang kulit batang bagian bawah Eucalyptus deglupta setelah bibit dipindah tanamkan dari polybag ke lahan. 

Tanaman yang diserang menunjukkan gejala seluruh daun dan ranting mengering secara perlahan, dan apabila di gali pada daerah sekitar batang akan ditemukan jaringan kulit yang sudah putus melingkar (seperti pada gambar di bawah).


Serangannya begitu cepat sehingga perlu diadakan usaha pencegahan. Karena apabila tanaman sudah menunjukkan gejala daun kering, maka tanaman tidak akan bisa diselamatkan lagi. 

Usaha-usaha pencegahan yang bisa dilakukan adalah:
1. Jangan memakai pupuk kotoran ayam yang         bercampur sekam mentah, karena sekam mentah mengundang rayap untuk bersarang.
2. Jangan memakai lapukan kayu sebagai pupuk.
3. Jauhkan serasah kayu atau dedaunan dari pangkal batang.
4. Lakukan penyemprotan/pengocoran insektisida + perekat daun setiap 2-3 bulan sekali pada daerah sekitar pangkal batang. Hal ini sebagai langkah mengantisipasi berkembangnya koloni rayap di sekitar batang yang tidak terlihat dari permukaan tanah.


Jenis insektisida yang dapat di pakai seperti ; Decis, Sidamethrin/merk lain yang mempunyai bahan aktif sipermethrin. Bisa juga memakai obat rayap untuk kayu bangunan seperti merk Lavenda dll dengan konsentrasi 1 ml/liter air


Serangan biasanya pada umur 1-12 bulan setelah tanam dan intensitas serangan akan menurun ketika tanaman berumur di atas 1,5 tahun setelah tanam. (ind)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar